Green Day Live in Singapura 2010


Band Amerika peraih Grammy Award Green Day siap menggebrak Singapura awal 2010.

PENGUSUNG genre musik punk rock ini memang sedang menggelar tur musik keliling dunia, yang diawali sejak juli lalu di Amerika Utara dan akan berakhir pada awal 2010. Penampilan mereka di Singapura ini merupakan rangkaian penutup konser di kawasan Asia Tenggara sekaligus jumpa penggemar di awal tahun.

Grup yang terbentuk sejak 1987 ini telah memiliki delapan album studio, dan terjual lebih dari 65 juta kopi di seluruh dunia. Konser keliling dunia ini sebagai tradisi mempromosikan album terbaru mereka, 21st Century Breakdown, yang dirilis 15 Mei lalu.

Green Day beranggotakan trio Billie Joe Armstrong (vokal, gitar), Mike Dimt (bas, vokal), dan Tre Coo! (drum, perkusi). Kesuksesan Green Day diawali meledaknya penjualan album Dookie (1994), yang menembus 10 juta
kopi di wilayah Amerika Serikat, dan 15 juta kopi di luar AS. Sejak saat itu. Green Day, si pengusung musik punk rock, pop punk, dan rock alternatif, disejajarkan dengan grup punk yang sudah punya nama besar The Offspring dan Rancid.

Dewi Fortuna masih terus bersama Green Day. Dua album berikutnya, Insomniac dan Nimrod, mampu membawa double platinum. Puncak prestasinya diraih saat mereka menelurkan album yang paling populer sepanjang karier Green Day, yakni American Idiot pada 2004.

Green Day pun menggelar konser American Idiot dengan konsep rock opera. Lewat American Idiot ini. Green Day berhasil membawa enam penghargaan dari Billboard Music Awards dari sembilan nominasi yang diraihnya. Termasuk di dalamnya penghargaan rock artist of the year dan rock song of the year.

Setahun kemudian, American Idiot dihadiahi Grammy Awards sebagai best rock album. Dalam sejarah karier Green Day, sudah tiga Grammy diraih band asal California ini. Mulai dari best alternative album (Dookie), best rock album (American Idiot), dan record of the year (lagu Boulevard of Broken Dreams)

Untuk mengulang kisah sukses yang diraihnya beberapa tahun lalu. Green Day mulai rajin menggelar tur keliling dunia. Tidak sia-sia tur keliling dunia kali ini bisa mendongkrak penjualan album terbarunya, 21st Century Breakdown.

Penampilan Green Day di tahun baru ini memberikan sebuah nuansa baru. Seperti dituturkan Joe Armstrong, frontman Green Day, grupnya melakukan sebuah gaya baru dalam beberapa lagunya. Gebrakan itu lebih didasarkan pada kepuasan dalam bermusik. “Dan hasilnya memang tidak mengecewakan. Album kami mendapat sambutan positif,” ucap Armstrong.

Konser Green Day di Singapura ini sekaligus sebagai ajang pertemuan antara grup musik dan para penggemarnya di kawasan Asia Tenggara. Bila Anda penggemar Green Day, jangan lewatkan konser sehari di Singapura. (M-5)

About GreenShanks

About Me ????????? Nothing

Posted on February 3, 2011, in News and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: